Senin, 26 Februari 2018

Contoh Soal dan Jawaban Penulisan Kalimat Langsung yang Benar

Judul Soal : Contoh Soal dan Jawaban Penulisan Kalimat Langsung yang Benar
Materi Kelas : Penulisan Kalimat Langsung yang Benar
Tema Materi :Kalimat Langsung
Sumber Soal : Buku Pegangan Siswa Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Kurtilas
Halaman : 226-227

Contoh Soal dan Jawaban Penulisan Kalimat Langsung yang Benar
contoh soal Penulisan kalimat langsung ini diambil dari buku pegangan siswa kelas 7 semester 2 Kurikulum 2017, namun untuk jawaban soal tersebut dijawab oleh admin . Contoh Soal ini diambil dari buku Paket Bahasa Indonesia di halaman 226 - 227. soal penulisan kalimat langsung ini diberi jawaban dan alasan yang tepat.

Contoh Soal dan Jawaban Penulisan Kalimat Langsung yang Benar


Tulislah B jika penulisan kalimat langsung benar dan S penulisan kalimat langsung salah! Tulislah alasanmu yang sesuai pada baris berikutnya!

1. “Ulu, aku tidak suka dengan hujan. Kamu lihat betapa mungilnya tubuhku? Air hujan akan menyeret dan menenggelamkanku ke kolam! Aku tidak bisa berenang sepertimu, makanya aku berteduh,” sahut Semut. (BENAR ). Alasan : Kalimat langsung dengan kalimat pengiring setelah petikan lengkap pada awal dan akhir kalimat langsung.

2. Ulu kembali berseru, “Hujan telah tiba! Hujan telah tiba! Hai Ikan! Aku sangat suka dengan hujan, bagaimana denganmu? Ulu berhenti di pinggir kolam dan berbicara kepada Ikan yang sedang berenang didalam kolam. ( SALAH ) Alasan : Kalimat langsung dengan kalimat pengiring sebelum petikan tidak lengkap. Hanya pada awal kalimat langsung, tetapi tidak ada pada akhir kalimat langsung.

3.  “Apa yang kau maksud Burung? Tentu saja aku tidak bisa!” Ulu cemberut dan menatap kearah dua kakinya. (BENAR ). Alasan : Kalimat langsung dengan kalimat pengiring setelah petikan lengkap pada awal dan akhir kalimat langsung.

4. “Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! “ kata Semut ( BENAR ). Alasan : Kalimat langsung dengan kalimat pengiring setelah petikan lengkap pada awal dan akhir kalimat langsung

5.   “Aku sejak berupa berudu sudah bisa berenang “ kata Ulu. ( SALAH). Alasan : Kalimat langsung dengan kalimat pengiring setelah petikan lengkap pada awal dan akhir kalimat langsung, tetapi kurang tanda koma sebagai akhir dari kalimat langsung di atas yang berupa pernyataan.

6.  masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “ dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.” Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan semut. ( SALAH ). Alasan : Kalimat langsung dengan kalimat pengiring di tengah petikan tidak lengkap, karena pada awal kalimat langsung tidak ada tanda petik pembuka kalimat langsung dan tidak menggunakan huruf kapital.
 

    0 komentar

    Posting Komentar